Tampilkan postingan dengan label KTI SMP Karang Anyer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KTI SMP Karang Anyer. Tampilkan semua postingan

MEMBUKA PINTU TABIR LANGIT


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Latar belakang dari buku yang penulis ambil ialah sebuah kekuasaan Allah yang hanya dia seorang yang mengetahui kapan berakhirnya dunia ini.
 Dan penulis melihat banyak anak-anak muda yang susah menutup auratnya bagi yang muslim, contohnya penulis sendiri, penulis tidak menutup aurat bukan karna tren-tren di masa kini. Niat penulis untuk menutup aurat sudah lama dan penulis akan melaksanakan niat itu secepatnya. Padahal penulis tau bahwa jika seorang muslim yang tidak menutup auratnya akan banyak dosa yang iya perbuat selama satu hari penulis sadari itu. Dan juga penulis akan mencoba lebih baik dari hari sebelumnya.
Contoh lainnya orang yang melalaikan sholat atau bahkan meninggalkan sholat itu akan menyiapkan kursi di neraka untuk ayah dan ibunya.
Dan alasan penulis menjadikan buku ini sebagai karya tulis adalah agar kita umat muslim takut dan harus meninggalkan segala yang ia larang dan kerjakan apa yang ia perintahkan. Karna kita semua tidak akan tau kapan kita akan mati dan  kapan dunia ini berakhir.


M. HATTA


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Penulis mengambil judul dan buku ini adalah karena Moh. Hatta adalah salah satu pejuang Indonesia. Ia adalah wakil presiden pertama dan ia berjuang bagaimana agar Indonesia ini merdeka. Ia adalah sosok yang patut untuk ditiru. Penulis bangga mempunyai pejuang sepertinya karena selain pintar ia juga orang yang serius dan hening.
Moh. Hatta tumbuh tanpa seorang ayah. Tetapi ia mendapatkan kasih sayang dari banyak orang. Ayahnya meniggal pada saat Hatta berumur delapan bulan. Ia sangat ingin ketemu kepada sosok ayahnya, akan tetapi sosok itu sudah tiada lagi.
Akhirnyapun Hatta tumbuh menjadi dewasa dan menjadi anak yang cerdas. Ia berjuang demi kemerdekaan indonesia bersama sahabatnya Ir. Soekarno. Mereka berjuang siang dan malam agar Indonesia ini merdeka. Akan tetapi banyak orang sekarang yang tidak menyadari itu. Mereka hanya ingin terima bersih .
Hatta pernah berjanji sebelum Indonesia merdeka ia tidak akan menikah. Tetapi itu semua telah terpenuhi. Ia pun menikahi Rahmi Rachim di sebuah villa sederhana di Mega Bandung, Bogor pada tanggal 18 November 1945.
Itu semua mengalpa penulis memilih judul buku ini karena ingin menghargai para pejuang dan ingin legih tau lagi tentang Moh. Hatta.